jump to navigation

Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Respirasi Makhluk Hidup 16 Maret 2008

Posted by Rendy Bambang Junior in Biologi.
trackback

Artikel ini pindah domain beserta seluruh kontennya ke tutorjunior.blogspot.com dikarenakan masalah kompabilitas. Silakan klik link berupa judul di bawah ini untuk membuka artikel.

Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan Respirasi Makhluk Hidup

Mohon maaf atas ketidaknyamanan teman-teman. Mari belajar bersama teman sebaya di Tutor Junior.

Komentar»

1. hafis - 6 Oktober 2008

apakah dari semua faktor2 kecepatan respirasi,semuanya mempengaruhi volume CO2 yg masuk dan keluar?
dan tolong jelaskan proses ny…sebelumnya terima kasih

2. Rendy Bambang Junior - 5 September 2009

Berpengaruh, tapi tidak semua, hanya beberapa faktor. Seperti usia, bayi dan orang dewasa berbeda volum paru2 nya. Sehingga volum CO2 yang masuk dan keluar pun berbeda.
Sama2 :)

3. light yagami - 1 Oktober 2009

wah bgus2,
mksih tas informasinya……..

4. Rendy Bambang Junior - 1 Oktober 2009

sama2 :)

5. kriztienz - 8 Oktober 2009

bagaimana pengaruh berat badan dengan pernapasan?

thx b”4

6. arlin - 8 Oktober 2009

untk suhu tbuh apa ga kebalik..bkan’a smakin rendqh suhu tubuh smakin cepat pernafasan?…makasie…mhon dbalas ya…

7. Rendy Bambang Junior - 9 Oktober 2009

Orang yang memiliki berat badan lebih memiliki sel lebih banyak dari pada yang berat badannya kurang. Sehingga makin banyak sel untuk di beri oksigen. Pernapasan pun semakin cepat.

8. Rendy Bambang Junior - 9 Oktober 2009

@arlin
Tidak. Suhu tubuh rendah, kecepatan semakin rendah dikarenakan pembuluh darah mengecil sehingga kerja jantung tidak banyak dan kebutuhan oksigen tidak besar. Sebaliknya, saat tubuh kita sedang panas, bila panasnya karena lingkungan maka pembuluh darah akan membesar dan tubuh kita jadi membutuhkan lebih banyak oksigen.
Sedangkan bila tubuh kita panas karena kita berolahraga misalnya, maka sel2 tubuh akan makin cepat berespirasi sehingga kebutuhan oksigen makin banyak dan pernapasan semakin cepat.

9. Dio - 9 Oktober 2009

haha…kumaha damang kang??????thank’s ya infonya..

10. Rendy Bambang Junior - 9 Oktober 2009

hei.. dio.. sobat SMP :D
sama2 lur!
masih ngebass skrg? udah aku add di facebook. :)

11. Sari - 10 Oktober 2009

Nak kuliahan pa anak SMA?

12. Sari - 10 Oktober 2009

Owh,anak ITB toh,

13. Faithy Trifosa - 10 Oktober 2009

thx ya..
infonya membantu bgt ^^

14. Faithy Trifosa - 10 Oktober 2009

ohya..
nanya donk kalo pengaruh jenis kelamin terhadap pernapasan itu seperti apa ya??
tq

15. Tami - 10 Oktober 2009

Kndungan co2 sblum aktvTAS dgn ssudah aktVtas LeBIh ByK yg mN??
ThX b’4,

16. sara - 11 Oktober 2009

Jadi,apakah konsentrasi CO2 per satuan volume yg kita hembuskan meningkat jika laju pernafasan meningkat?

Bagaimana pengaruh jenis kelamin dengan laju respirasi?

makasih sebelumnya…

17. Rendy Bambang Junior - 11 Oktober 2009

ini posting saya saat masih SMA di SMAN 1 Cianjur. Sekarang saya kuliah.

18. syaif - 12 Oktober 2009

kren bgnt nih……. thank yah

19. Rendy Bambang Junior - 12 Oktober 2009

@faithy
sama sama :)
lelaki metabolisme nya lebih tinggi daripada wanita sehingga membutuhkan lebih banyak oksigen dan pernapasannya pun lebih cepat.
@tami
CO2 setelah aktivitas pastinya lebih banyak karena aktivitas membutuhkan energi, energi didapat dari reaksi respirasi yang menghasilkan CO2

20. Rendy Bambang Junior - 12 Oktober 2009

@sara
Iya, pernafasan itu masuk nya oksigen dan keluarnya karbondioksida. keduanya berbanding lurus.
@syaif
sama2 :)